specially for Thole..
Lelaki yang sedang mencari kesejatian lewat lekuk-lekuk kehidupan
Tanpa kata
Tanpa keluh
tak pernah lelah melintang siang malam
darinyalah aku tahu harus memilih hidup seperti apa
karenanya aku mulai berfikir untuk tak banyak kesah
dia seperti tercipta dengan sejuta partikel penuh cinta
dia adalah sepenggal kisah menuju kesejatian
dia adalah sahabat sekaligus saudara
yang tak pernah lelah mendengar dan menungguku berceloteh
Tak ada pamrih
Dau, 26 Mei '09
"Jangan cari aku dalam cinta. Jangan cari aku dalam apapun. Carilah cinta itu sendiri. Karena cinta yang terpatri seperti bulir damai yang menyesaki ruang kalbu.."
Senin, 25 Mei 2009
Jumat, 08 Mei 2009
MERAGU
Tak sempat
barangkali tak ingin pula
aku bertanya
tentang sukmamu yang menggeliat
dari sesenyapan hiruk-pikuk
yang tak hendak usai
Bukan tak hendak bertanya,
tapi aku meragu
pada sederet kisah
yang telah kurajut dalam sepi
hingga sampai pada suatu
juntai kisah berkepanjangan
tanpa arah pasti
Akhirnya
bisu merasuki
dan akan kubiarkan seperti ini
SENGKALING, 070509
barangkali tak ingin pula
aku bertanya
tentang sukmamu yang menggeliat
dari sesenyapan hiruk-pikuk
yang tak hendak usai
Bukan tak hendak bertanya,
tapi aku meragu
pada sederet kisah
yang telah kurajut dalam sepi
hingga sampai pada suatu
juntai kisah berkepanjangan
tanpa arah pasti
Akhirnya
bisu merasuki
dan akan kubiarkan seperti ini
SENGKALING, 070509
Kamis, 07 Mei 2009
PEREMPUAN
Jika ada makhluk yang sangat bertolak belakang, kontras dengan lelaki, itulah perempuan.
Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk sebuah dunia baru, serta berbagai urusan dg hal-hal sepele. Hal-hal yang ketika lelaki tak mengerti bagaimana cara menyelesaikannya.
Sehingga tanpa disadari, ketika lelaki menjalankan sisa hidupnya, dia menjadi lebih kuat karena kehadiran perempuan.
Perempuan..
Tidak butuh argumentasi hebat dari seorang lelaki. Tetapi ia butuh jaminan rasa aman dari seorang lelaki, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik pada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang lelaki. Yang ia butuhkan adalah perhatian lelaki, kata-kata yang lembut serta ungkapan sayang yang terkadang terlihat sepele. Tetapi baginya sangat berarti.
Betapa rumput yang lembut tidak mudah tumbang dibandingkan pohon yang besar dan rindang. Seperti halnya kelembutan perempuan, di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam banyak situasi.
Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu hanya sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.
Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk lelaki. Apa yang menjadi bagian hidup lelaki, akan menjadi semua bagian dari hidup perempuan.
Perempuan..
Diciptakan dari tulang rusuk lelaki. Dekat dengan tangan untuk dilindungi. Dekat dengan hati untuk dicintai.
(copy-edit dari tabloid MEDIA UMMAT edisi 66, Mei 2009)
Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah perempuan.
Dia ada untuk melengkapi yang tak ada dalam laki-laki: kelemahlembutan, keluwesan, keindahan, kecantikan, rahim untuk sebuah dunia baru, serta berbagai urusan dg hal-hal sepele. Hal-hal yang ketika lelaki tak mengerti bagaimana cara menyelesaikannya.
Sehingga tanpa disadari, ketika lelaki menjalankan sisa hidupnya, dia menjadi lebih kuat karena kehadiran perempuan.
Perempuan..
Tidak butuh argumentasi hebat dari seorang lelaki. Tetapi ia butuh jaminan rasa aman dari seorang lelaki, tidak hanya secara fisik tetapi juga emosi.
Ia tidak tertarik pada fakta-fakta yang akurat, bahasa yang teliti dan logis yang bisa disampaikan secara detail dari seorang lelaki. Yang ia butuhkan adalah perhatian lelaki, kata-kata yang lembut serta ungkapan sayang yang terkadang terlihat sepele. Tetapi baginya sangat berarti.
Betapa rumput yang lembut tidak mudah tumbang dibandingkan pohon yang besar dan rindang. Seperti halnya kelembutan perempuan, di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam banyak situasi.
Jika lelaki berpikir tentang perasaan wanita, itu hanya sepersekian dari hidupnya. Tetapi jika perempuan berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menyita seluruh hidupnya.
Karena perempuan diciptakan dari tulang rusuk lelaki. Apa yang menjadi bagian hidup lelaki, akan menjadi semua bagian dari hidup perempuan.
Perempuan..
Diciptakan dari tulang rusuk lelaki. Dekat dengan tangan untuk dilindungi. Dekat dengan hati untuk dicintai.
(copy-edit dari tabloid MEDIA UMMAT edisi 66, Mei 2009)
Sabtu, 25 April 2009
WAHAI KALBU

Mungkin terlalu lama
tak kudengar senandung kisah para nabi
para kekasih-Nya yang senantiasa
menjadi penghulu umat di zamannya
diiringi rerintikan hujan
yang rupanya belum enggan
untuk mereda
senandung itu kemudian membisiki kalbuku,
yang terlalu lama kering
dari mengharap kasih-Nya
Wahai Kalbuku,
apa yang kau hendaki dariku
hingga sekian lama
kita tak pernah sepakat untuk bersama
menimati lantunan asma-asma Nya
Gerangan apalagi yang hendak ku eja
sebab Tuhan telah banyak mengizinkan
mataku, telingaku, mulutku, bahkan rasa
yang terdalam di kalbuku sekalipun
menikmati semua yang di hadapku
Semua begitu nyata,
tanpa perlu ku eja
Tuhan,
begitu nyata kasih-Nya
hingga aku begitu terlena
Lalu pantaskah aku masih
mendustakan-Nya?
Senin, 20 April 2009
RINDU
Ada rindu
yang cuma sempat aku titipkan
pada kemuning senja-pada kemilau malam
yang menyisakan bulir penuh peluh
100409
yang cuma sempat aku titipkan
pada kemuning senja-pada kemilau malam
yang menyisakan bulir penuh peluh
100409
Sabtu, 18 April 2009
HUJAN DAN GERIMIS SENJA
aku lelah dipermainkan hujan
yang selalu membasahi kepalaku
setiap senja dan gerimis itu selalu menjadi badai
yang mengalirkan buih-buih
pada kelok-kelok sungai
yang basah menuju muaranya
9 Nov 08 22:43
yang selalu membasahi kepalaku
setiap senja dan gerimis itu selalu menjadi badai
yang mengalirkan buih-buih
pada kelok-kelok sungai
yang basah menuju muaranya
9 Nov 08 22:43
MENGGUYUR SUKMA
Februari 15th, 2009
aku ingin
mengguyur sukmaku sendiri
dengan gemericik air sungai dan segelintir
abu yang menetes pada kayu
di suatu purnama
hingga akhirnya aku kembali
menjadi setetes darah
yang mengaliri rahim
aku ingin
mengguyur sukmaku sendiri
dengan gemericik air sungai dan segelintir
abu yang menetes pada kayu
di suatu purnama
hingga akhirnya aku kembali
menjadi setetes darah
yang mengaliri rahim
Langganan:
Komentar (Atom)